Mengawal informasi terpercaya
Daerah  

Plt. Kadis PMD Bombana Gelar Rapat Internal untuk Memastikan Pencapaian Visi-Misi Bupati 2025–2030

Bombana, Prodemokrasi.id | Pelaksana tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bombana, Hamlin, S.Pd., M.Si, bergerak cepat melakukan konsolidasi Aparatnya melalui rapat internal yang digelar pada Rabu (25/2/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan seluruh program pada dinas yang di pimpinnya, dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Bombana periode 2025–2030.

Dalam rapat yang melibatkan seluruh pejabat lingkup Dinas PMD, Hamlin meminta pemaparan menyeluruh mengenai capaian program yang telah berjalan, baik program nasional, provinsi maupun kabupaten. Ia menegaskan bahwa tahapan evaluasi harus dilakukan secara objektif agar arah kebijakan baru dapat diformulasikan dengan akurat.

“Seluruh capaian program harus berorientasi langsung pada visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati. Kita harus memastikan semua langkah memiliki arah yang jelas serta berdampak bagi masyarakat desa,” ujar Hamlin dalam arahannya.

Hamlin menempatkan program One Village One Product (OVOP) sebagai salah satu fokus utama Dinas PMD. Ia menekankan bahwa revitalisasi BUMDesa harus menjadi motor penggerak dalam mewujudkan produk unggulan desa yang kompetitif dan berkelanjutan.

Menurut Hamlin, penguatan BUMDesa bukan hanya soal peningkatan ekonomi lokal, tetapi juga upaya mendorong kemandirian desa agar mampu bersaing dalam ekosistem ekonomi regional.

Selain ekonomi desa, Hamlin menyoroti pentingnya pemetaan desa berdasarkan karakteristik masing-masing. Ia meminta dilakukan identifikasi potensi desa untuk dikelompokkan dalam kawasan agro dan mina, sesuai konsep Agrominapolitan yang selama ini menjadi arah pembangunan wilayah Bombana.

Langkah tersebut, katanya, akan memudahkan pemerintah daerah dalam merancang intervensi program yang lebih spesifik, tepat sasaran, dan berorientasi jangka panjang.

Dalam kesempatan yang sama, Hamlin menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia desa, baik aparatur maupun masyarakat merupakan aspek yang tidak dapat diabaikan. SDM yang kuat dinilai menjadi fondasi penting untuk mendorong Bombana menuju daerah yang lebih berdaya saing.

“Kapabilitas aparatur dan masyarakat desa harus kita tingkatkan. Tanpa SDM yang siap, program sebesar apa pun tidak akan memberikan hasil optimal,” ujarnya.

Rapat internal ini menjadi agenda awal Hamlin sejak menerima amanah sebagai Plt. Kadis PMD. Gerak cepat yang ditunjukkannya disambut positif oleh jajaran dinas yang hadir. Konsolidasi tersebut dinilai menjadi sinyal kuat bahwa Dinas PMD berkomitmen penuh untuk mempercepat pembangunan desa.

Exit mobile version